Penguatan Pemahaman Microcredentials dan Soft Skill Guru

Tindak Lanjut Program SMK Pusat Keunggulan di SMK Negeri 4 Sampit

Dalam rangka menindaklanjuti Pelatihan Terpusat Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) Skema Reguler Tahun 2025, SMK Negeri 4 Sampit menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Microcredentials dan Soft Skill pada Kamis, 11 Desember 2025, bertempat di Ruang Meeting SMK Negeri 4 Sampit.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMK Negeri 4 Sampit sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik agar selaras dengan tuntutan dunia kerja dan dunia industri yang terus berkembang.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMK Negeri 4 Sampit, Ibu Rusli Haryanti, S.P., M.Pd, yang menyampaikan bahwa materi microcredentials dan soft skill diharapkan dapat memberikan wawasan baru serta mendukung pelaksanaan tugas guru sehari-hari. Beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan, kolaborasi, serta komitmen seluruh guru dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Selain itu, Kepala Sekolah berharap kegiatan ini mampu mengubah mindset guru agar lebih adaptif terhadap perubahan dan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik.

Materi pertama disampaikan oleh Ibu Etty Zuraidah, S.Pd., M.Pd, selaku Pengawas Pembina. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa microcredential merupakan sertifikasi kompetensi spesifik yang diperoleh melalui pembelajaran singkat, terukur, dan berfokus pada kompetensi tertentu yang dibuktikan melalui hasil kerja.

Microcredentials memiliki beberapa karakteristik utama, antara lain durasi fleksibel, kompetensi yang spesifik dan terukur, penggunaan lencana digital (digital badge), berorientasi pada kebutuhan industri, serta dapat ditumpuk (stackable). Microcredentials dinilai bermanfaat bagi guru sebagai bukti upskilling dan reskilling, serta bagi siswa sebagai penguat portofolio digital yang diakui industri.

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Rian Rizky Amrullah, S.T., M.Sc, Pengantar Kerja Ahli Pertama dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai ekosistem ketenagakerjaan melalui aplikasi SiapKerja dan Karirhub sebagai sarana pendukung informasi pasar kerja, pengembangan karier, serta penyaluran lulusan ke dunia kerja.

Guru diharapkan dapat berperan aktif dalam mendampingi siswa agar memanfaatkan platform tersebut sebagai bekal memasuki dunia kerja setelah lulus.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru SMK Negeri 4 Sampit memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya microcredentials dan penguatan soft skill dalam pembelajaran. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan serta mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *