Bersama Guru Tamu Poktan Jaya Makmur Danau Biru
SMK Negeri 4 Sampit kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan dunia kerja dan dunia usaha melalui Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK). Pada tanggal 3–5 Desember 2025, sekolah menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan kewirausahaan dengan tema “Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi Siswa Melalui Pelatihan Orchidpreneurship”.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Poktan Jaya Makmur Danau Biru sebagai mitra dunia usaha dan dunia kerja (DUDIKA), yang berperan sebagai guru tamu. Peserta kegiatan adalah siswa-siswi kelas XI Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) dan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH).
Pembelajaran Kontekstual dan Berbasis Dunia Nyata
Pelatihan orchidpreneurship difokuskan pada penguatan kompetensi budidaya anggrek sekaligus penanaman jiwa kewirausahaan siswa. Materi yang disampaikan meliputi:
- Teknik pemupukan dan penyiraman anggrek yang tepat
- Pemilihan bibit dan media tanam yang sesuai
- Teknik penanaman dan perawatan anggrek
- Pemahaman faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan anggrek seperti cahaya, kelembapan, suhu, dan sirkulasi udara
Guru tamu dari Poktan Jaya Makmur Danau Biru memberikan penjelasan secara langsung berdasarkan pengalaman praktik di lapangan. Siswa tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga diajak berdiskusi, tanya jawab, serta melakukan praktik langsung penyiraman dan penanaman anggrek dengan teknik yang berbeda sesuai jenis tanaman.



Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa
Melalui pendekatan orchidpreneurship, siswa dibekali pemahaman bahwa budidaya anggrek tidak hanya sebatas kegiatan bercocok tanam, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan peluang usaha. Kegiatan ini mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam melihat potensi agribisnis, mulai dari proses produksi hingga peluang pengembangan usaha tanaman hias.
Diskusi yang berlangsung selama kegiatan menunjukkan antusiasme siswa dalam menggali informasi, seperti dampak kesalahan penyiraman, frekuensi perawatan, hingga risiko kerusakan tanaman. Hal ini menjadi sarana pembelajaran bermakna yang melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Dampak Positif Kegiatan
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang nyata dan kontekstual bagi siswa. Mereka tidak hanya memperoleh keterampilan teknis budidaya anggrek, tetapi juga:
- Meningkatkan kreativitas dan inovasi
- Menumbuhkan minat berwirausaha di bidang agribisnis
- Menguatkan keterkaitan pembelajaran sekolah dengan kebutuhan dunia usaha
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 4 Sampit berharap lulusan yang dihasilkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berwirausaha dan mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri. Program SMK PK dengan keterlibatan guru tamu menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang kompeten, kreatif, dan berdaya saing.

