
Musim kemarau panjang yang disertai bencana kabut asap kian memperberat beban kehidupan masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Mentaya. Pasokan air tawar kian menipis dan kualitas air sungai menurun drastis, sehingga warga sekitar menghadapi krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Menyikapi kondisi darurat tersebut, SMKN 4 Sampit bersama lembaga kemanusiaan ALPI (Al Anshar Philantrophy Institute) menggelar aksi sosial bertajuk "Sedekah Air Bersih" pada Senin, 28 September 2026.
Inisiatif ini difokuskan langsung kepada warga pinggiran Sungai Mentaya yang terdampak paling parah oleh kekeringan dan kabut asap. Bantuan air bersih ini didistribusikan langsung ke titik-titik pemukiman warga demi memastikan kebutuhan konsumsi dan sanitasi harian keluarga dapat terpenuhi dengan layak.
Kepala SMKN 4 Sampit menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial sekolah terhadap lingkungan sekitar. Kemitraan dengan ALPI menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga filantropi dalam merespons cepat permasalahan sosial kemanusiaan.
Aksi nyata ini disambut hangat dan penuh rasa syukur oleh warga sekitar yang telah berhari-hari kesulitan mendapatkan akses air tawar higienis. Pihak sekolah berharap kontribusi ini dapat meringankan beban masyarakat sembari menunggu kondisi cuaca kembali normal, serta menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk saling mengulurkan tangan.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini