
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar rapat perencanaan kegiatan bersama para pembina Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Kotawaringin Timur pada Jumat (14/9) bertempat di Markas PMI Cabang Kotim, Sampit. Pertemuan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan Pembina PMR dari SMK Negeri 4 Sampit.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pematangan agenda penyelenggaraan Lomba GALAKSI 2 (Gebyar Lomba Prestasi Remaja Beraksi), yakni ajang kompetisi keterampilan dan ketangkasan kepalangmerahan yang melibatkan tingkatan PMR Mula (SD/sederajat), PMR Madya (SMP/sederajat), hingga PMR Wira (SMA/SMK/sederajat).
Selain menyusun agenda kompetisi, pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat kondisi wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini tengah terdampak bencana kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebagai langkah mitigasi dan perlindungan kesehatan warga, PMI Kotim mendistribusikan bantuan masker dari PMI Pusat kepada masing-masing unit PMR sekolah.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan aksi kemanusiaan turun ke lapangan, di mana para relawan dan pembina membagikan masker secara gratis kepada para pengendara serta masyarakat di jalanan Kota Sampit. Aksi respons cepat ini ditujukan untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan dan ISPA bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Keikutsertaan Pembina PMR SMK Negeri 4 Sampit menegaskan komitmen pihak sekolah untuk tidak hanya mendorong kesiapan siswa dalam ajang kompetisi GALAKSI 2, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial dan tanggap bencana di tengah kondisi darurat kabut asap yang melanda daerah.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini