
Menyiapkan lulusan yang adaptif dengan iklim industri modern, Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 4 Sampit menyelenggarakan Kunjungan Industri bagi siswa kelas XII di Resto Cak Di Nusantara pada 3–4 Oktober 2026.
Kegiatan dua hari ini difokuskan pada penguatan pemahaman rantai nilai produk pertanian—mulai dari penerimaan komoditas mentah, teknik formulasi bumbu tahan lama, hingga penyajian produk akhir siap santap.
Edukasi dimulai dari sektor logistik bahan pangan. Peserta mengamati tata kelola gudang kering (dry storage) dan gudang basah (cold storage). Di area ini, siswa mempelajari implementasi prinsip FIFO (First In, First Out) serta pengaturan kelembapan untuk menekan susut bobot komoditas pertanian segar.
Poin krusial kunjungan ini berlanjut di ruang produksi produk awet. Resto Cak Di Nusantara dikenal dengan variasi sambal, saus, dan pasta bumbu khasnya. Di ruang ini, siswa mengkaji parameter proses pemanasan, pengawetan fisik-termal, dan pengemasan produk turunan hasil panen cabai serta rempah-rempah agar berdaya simpan panjang secara aman.
Sesi ditutup dengan demonstrasi memasak (cooking show) dan tata cara plating oleh kepala juru masak (chef). Para siswa diajak berinteraksi langsung seputar ketepatan rasa, porsi saji, dan estetika presentasi makanan di meja saji.
Kunjungan ini mempertegas komitmen SMK Negeri 4 Sampit dalam menjembatani kurikulum kejuruan dengan dinamika sektor industri boga, membekali siswa tidak hanya keahlian teknis pengolahan (hard skills), namun juga standar kerja profesional (work culture) di industri kuliner.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini